Monday, 24 November 2014
Home Berita Terbaru
Terbaru
Perempuan Berhijab Jadi Penasihat Obama PDF Print E-mail
Monday, 13 October 2014 16:26

 

Dalia Mogahed menempatkan dirinya dalam sorotan internasional ketika dia menjadi Penasehat Presiden Amerika Serikat Barack Obama di bidang dunia Islam.
Perempuan kelahiran Mesir tersebut adalah presiden dan direktur eksekutif Mogahed Consulting, Republika OL memberitakan.
Perusahaannya itu mengkhususkan diri pada komunitas Muslim dan Timur Tengah. Dia merupkan penulis pembantu buku Who Speaks For Islam? What a Billion Muslims Really Think.
Buku tersebut ditulis berdasarkan riset selama enam tahun dan lebih dari 50 ribu wawancara. Mogahed telah secara luas diakui sebagai perempuan Arab paling berpengaruh di dunia.
Dalam wawancaranya dengan surat kabar An Nahar, dikutip dari Now, Jumat (10/10), Dalia mengatakan ia dipilih oleh Obama karena penelitian yang dilakukannya di Gallup Center yang mengumpulkan pendapat Muslim di dunia. Menurutnya, dia dipilih berdasarkan pendidikannya, bukan afiliasi politik.
Dalia bertugas sebagai konsultan di Dewan Antar Agama Bidang Dunia Islam. Organisasi tersebut berfungsi menjembatani antara pemerintah federal dengan organisasi non-profit. Dia menjadi Muslim pertama dan berjilbab yang menduduki posisi di Gedung Putih.
Meski demikian, Dalia tetap merendah. Dia mengatakan pengaruhnya tidak sebesar yang diberitakan di media. Dia bahagia jika posisi yang dipegangnya menginspirasi perempuan muda bahwa meski mereka berjilbab, mereka bisa menjadi apa pun yang mereka mau.
Dalia menyadari tanggung jawab yang diembannya sangatlah besar. Namun, dia mengatakan dirinya tidak berbicara dengan mengatasnamakan seluruh Muslim. Dia hanya ingin menyampaikan apa yang dipikirkan Muslim dengan menggunakan riset survei ilmiah.
"Dengan alat tersebut, kita bisa mengetahui apa yang sebagian besar orang pikirkan dan rasakan, mendengar suaranya dan memahami mereka. Tugas saya menyampaikan informasi ini kepada dunia," ujar dia.
Dalia mengambil jurusan Teknik Kimia. Namun, dia sering menulis di surat kabar mahasiswa tentang Timur Tengah. Dia juga mendirikan organisasi untuk mengedukasi masyarakat di kawasan itu.
"Isu internasional selalu menjadi hasrat saya," katanya.
Ketertarikannya pada dunia riset dimulai saat dia bergabung dalam penelitian Procter & Gamble mengenai konsumen. Dia mengaku takjub bisa mempelajari pandangan orang-orang dan mengubahnya menjadi gagasan produk.
mediaislamia

- See more at: http://m.majalah-alkisah.com/perempuan-berhijab-jadi-penasihat-obama#sthash.RusNG2ac.dpuf

 

 
Khutbah Imam Katolik Rusia Yang Menggemparkan PDF Print E-mail
Monday, 13 October 2014 14:06

Seorang Imam Besar Katolik Ortodoks, Dmitri Smirnov, menyampaikan sebuah khutbah gereja yang menggemparkan di depan ratusan jemaatnya ketika berceramahnya didepan para jamaatnya. Sang pendeta mengatakan bahwa masa depan Rusia akan menjadi milik pemeluk Islam.

Berikut ini ceramahnya kepada jemaatnya sebagaimana Muslimina beritakan:

Kalian lihat, ketika umat Islam merayakan hari besar keagamaannya, tidak satu pun orang yang berani melewati mereka, karena di seluruh dunia di masjid-masjid dan jalan-jalan kota di padati jutaan ribu umat Islam yang sedang bersujud kepada Tuhannya.

Saksikanlah, barisan jutaan umat manusia yang beribadah dengan sangat teratur dan mengikuti shaf mereka masing-masing, dan hal itu tidak perlu diajarkan. Mereka berbaris dengan tertib tanpa harus di perintah.

Lalu dimana kalian bisa melihat pemeluk Kristen seluruh dunia, bisa beribadah bersama? Dan hal itu tidak ada dalam Kristen, kalian tidak akan pernah melihatnya.

Lihatlah mereka, orang Muslim kerap membantu dengan sukarela tanpa berharap imbalan, tapi pemeluk Kristen malah sebaliknya.

Kalian tanyakan pada wanita tua itu (sambil menunjuk wanita yang lumpuh yang berada di gerejanya). Menurut wanita tua itu, seorang pengemudi Muslim sering menyediakan jasa transportasinya untuk mngantarnya ke gereja di Moskow.

Dan setiap wanita tua itu ingin memberinya upah, tapi pengemudi Muslim selalu menolaknya dengan alasan bahwa Islam melarang mengambil upah pada wanita lansia, jompo, dhuafa dan anak-anak yatim di berbagai panti dan yayasan.

Dengarkanlah persaksiannya, padahal wanita tua itu bukan ibu atau kerabatnya, tapi pengemudi Muslim mengatakan dalam Islam wajib menghormati orang yang lebih tua, apalagi orang tua yang lemah dan tak berdaya tersebut.

Keikhlasan pribadi pengemudi Muslim tersebut tidak ada ditemukan dalam pemeluk Kristen yang mengajarkan kasih, tapi pengemudi Kristen bisa tanpa belas kasih meminta upah atas jasa transportasinya pada wanita tua itu. Dia mengatakan layak mendapat upah karena itu adalah profesinya sebagai jasa transportasinya.

Seorang Muslim justru lebih dekat dengan Sang Mesiah, tapi orang Kristen hanya ingin uang. Apakah kalian tidak merasakan?

Bagaimana dalam prosesi penebusan dosa, siapa saja harus membayar kepada pendetamu, entah itu miskin atau manula, wajib memaharkannya sebagai ritual pengampunan dosa.

Saksikan juga, seorang Muslim tidak tertarik untuk mngambil upah pada orang-orang lansia. Mereka begitu ikhlas dengan sukarela membawakan barang-barang serta belanjaan wanita tua itu. Sampai sang wanita tua itu hendak berdoa ke gereja, sang pengemudi Muslim setia antar jemput wanita tua itu.

Inilah kenapa saya mengatakan masa depan Rusia akan menjadi milik mayoritas pemeluk Islam dan negeri ini akan mnjadi milik Islam. Kalian lihat pribadi yang berbudi luhur dan santun, mampu membuat dunia tercengang, ternyata akhlak Muslim lebih mulia daripada jemaat Kristen.

Kalian mendengar bahwa Islam dituduhkan sebagai agama teroris, tapi itu hanya isu belaka yang pada kenyataannya umat Islam lebih mengedepankan tata krama serta kesopanan.

Walau mereka di fitnah sebagai teroris, tapi populasi jumlah mualaf di Eropa dan Rusia makin ramai berdatangan ke tempat ibadah orang Muslim untuk memeluk Islam, karena para mualaf tahu betul bahwa Islam tidak sekejam yang dunia tuduhkan.

Sekarang dan selamanya, masa depan Rusia akan menjadi milik umat Islam. Di masa depan adalah kembalinya kejayaan Islam. Lihat populasi Muslim di Rusia, telah berjumlah 23 juta dan pemeluk Kristen mngalami penurunan menjadi 18 juta, lalu sisa yang lainnya masih tetap komunis.

Ini sebuah fakta bahwa Islam sekarang menjadi agama terbesar di Rusia. Di utara bekas pecahan negara Uni Soviet mayoritas Muslim yaitu Republik Chechnya, Tarjikistan, Kajakhstan, Uzbeckistan dan Dagestan. Lalu umat Islam telah menjamah di kota-kota besar Rusia termasuk Moskow.

Imam Besar mengakhiri khutbahnya dan turun ke mimbarnya dengan mata yang berair, di mana para jemaatnya masih trpaku dan haru, tidak menyangka seorang Imam Besar Katolik bisa mengagungkan orang Muslim.

Sebagian jemaat ada yang menangis melihat cara ajaran Islam, ternyata berbudi luhur dan tidak layak di sebut “teroris”.

(HP/MediaIslamia.com)

Last Updated on Monday, 13 October 2014 14:23
 
Fadhilah Ramadhan PDF Print E-mail
Wednesday, 02 July 2014 10:18

Hari ini, kita tengah berada pada minggu pertama bulan suci Ramadhan 1435 H. Menurut banyak riwayat, Allah SWT kadang membanggakan hamba-Nya di hadapan para malaikat.

Ramadhan (ilustrasi)

Allah SWT berkehendak melakukan itu, tidak pada semua waktu, tidak di sembarang tempat, dan tidak kepada semua hamba.

Satu hal yang pasti, semua hamba harus berjuang, bermujahadah, dan berlatih memberi alasan bagi Allah agar Dia berkenan membanggakan kita.

Menurut sahabat Ubadah bin Shomit RA, pernah beberapa saat menjelang Ramadhan tiba, Rasulullah SAW mendatangi para sahabatnya.

Kepada para hamba terbaik yang selalu dibanggakan oleh Rasulullah SAW itu, beliau menjelaskan tentang keutamaan (fadhilah) Ramadhan. Pada bulan ini, kata Rasulullah, Allah SWT menurunkan keberkahan hidup bagi orang-orang yang mencarinya.

Kita memahami sesungguhnya hidup yang paling baik itu adalah kehidupan yang mendatangkan berkah. Sebab, dengan keberkahan itu, manusia akan senantiasa hidup dalam ketenangan dan kedamaian.

Hidup yang bergelimang harta dan kemewahan, namun tidak ada keberkahan di dalamnya, sesungguhnya itulah kehidupan yang kering. Hidup penuh ilmu, tapi tidak berkah dan tak nafi' (manfaat), hal itu akan menjauhkan pemiliknya dari Allah.

Hidup dengan derajat tinggi di mata masyarakat, namun tidak berkah, hanya akan memperoleh kenistaan di hadapan Allah.

Hidup dengan jabatan yang tinggi, namun tidak berkah, hanya akan mendapatkan laknat dari Allah. Karena itu, inti dari kehidupan yang baik adalah kehidupan yang penuh berkah.

Rasulullah SAW menjelaskan bahwa pada Ramadhan, Allah akan menurunkan keberkahan yang tak terhingga.

Selain karena berkah, hidup terbaik adalah yang disaput rahmat Allah. Hidup tanpa dibarengi rahmah (kasih dan sayang) Allah juga merupakan kehidupan yang kering.

Hidup yang diperoleh bukan karena rahmat Allah adalah kehidupan yang tak bermakna. Dan, hidup yang terbaik, selain karena diliputi keberkahan dan rahmat, juga karena Allah mengampuni dosa-dosa kita.

Hidup bergelimang keberkahan, penuh rahmat, dan memperoleh pengampunan atas dosa-dosa bisa diusahakan semua Muslimin dan Muslimat.

Hidup semacam ini, kita bisa memohon kepada Allah SWT. Berharap agar permohonan lekas dikabulkan, caranya adalah dengan memanfaatkan datangnya Ramadhan yang penuh kemuliaan dan keberkahan ini.

Sebab, pada bulan inilah, semua hamba Allah, berlomba-lomba melakukan kebaikan, Allah SWT kerap membanggakan itu di hadapan para malaikat.

Sebab itu, shoimin dan shoimat, mari kita bermujahadah pada bulan ini untuk mencari kehidupan yang berkah, penuh rahmat, dan pengampunan atas dosa-dosa agar Allah punya ‘alasan’ membanggakan kita di hadapan para malaikat-malaikat-Nya.

Bukankah makhluk paling baik ibadah dan pengabdiannya kepada Allah adalah para malaikat? Karena itu, Ramadhan ini harusnya menjadi tempat bagi kita untuk mencuci diri dari kerak dosa dan tempat bagi kita untuk mudik ke kampung halaman yang abadi, yakni Allah SWT. Wallahu a'lam.

ROL - Oleh: KH Hasyim Muzadi

- See more at: http://m.majalah-alkisah.com/fadhilah-ramadhan#sthash.xshAKDSR.dpuf

 
Wakil Ketua MPR RI Hajriyanto Y Thohari terlalu Menyudutkan Densus 88 PDF Print E-mail
Friday, 03 January 2014 17:00

www.majalah-alkisah.comTidak benar kalau dikatakan bahwa para terduga teroris itu telah dihukum mati oleh Densus 88. Densus 88, atau Kepolisian pada umumnya, tidak punya kewenangan untuk menjatuhkan hukuman. Menjatuhkan vonis itu kewenangan pengadilan. Bahwa Densus 88 telah menembak mati atau tepatnya terpaksa menembak mati para terduga teroris tersebut, itu tidak berarti Densus 88 menghukum mati mereka. Para terduga teroris itu bersenjata. Jadi, Densus 88 berada dalam posisi ditembak atau menembak. Tentu, dalam hal ini, Densus 88 memilih yang kedua, yaitu menembak.

 

Last Updated on Friday, 03 January 2014 13:12
 
Sang Hatta “Parikesit” Rajasa PDF Print E-mail
Friday, 03 January 2014 09:59

www.majalah-alkisah.comAndai saja Bapak Hatta Rajasa adalah sang Parikesit, atau eksplisitnya adalah presiden kita berikutnya, saya membayangkan, tugas utama beliau adalah menghantarkan Indonesia dari zaman remang-remang menjadi terang benderang.

 

Last Updated on Friday, 03 January 2014 10:23
 
Beri Kesempatan kepada Ustadz Solmed PDF Print E-mail
Wednesday, 25 December 2013 09:00

www.majalah-alkisah.comTentang komitmen diri, benar bahwa dulu banyak kritik yang mengemuka terhadap Ustadz Solmed ihwal tarif yang terlalu tinggi. Tapi, bukankah dalam hal ini beliau telah meminta maaf? Dan meminta maaf atau taubatnya seorang dai, insya Allah, bukanlah taubat sambal tomat, yang sudah taubat tapi kumat lagi. Insya Allah bukan.

Last Updated on Tuesday, 24 December 2013 14:26
 
«StartPrev12345678910NextEnd»

Page 1 of 114