|
Lagi, dunia perbukuan kita dihebohkan dengan penistaan terghadap agama. Kali ini beredar buku berjudul 5 Kota Paling Berpengaruh di Dunia, yang juga berisi pelecehan terhadap Islam. "Ada kalimat yang menyatakan Nabi Muhammad menjadi perampok...," kata Munarman dari FPI di Markas Polda Metro Jaya.
 OPINI. Setelah ditemukannya buku yang berjudul Kisah Menarik Masa Kecil Para Nabi, yang di dalamnya terdapat gambar Nabi Muhammad SAW, yang beredar di Solo, Jawa Tengah, dalam diskusi dengan beberapa teman, saya mengatakan, saya menduga bahwa ada konspirasi kuat untuk menghancurkan aqidah umat Islam melaui karya-karya “intelektual”.
Dugaan saya itu semakin kuat dengan ditemukannya buku-buku yang lain. Misalnya, buku pelajaran SD yang bernuansa pornografi, juga di Jawa Tengah, tepatnya di Kebumen.
Nah, minggu-minggu ini, dunia perbukuan kita juga dihebohkan dengan beredarnya buku berjudul 5 Kota Paling Berpengaruh di Dunia, yang juga berisi pelecehan terhadap Islam. "Ada kalimat yang menyatakan Nabi Muhammad menjadi perampok...," kata Munarman dari FPI di Markas Polda Metro Jaya.
Ya, terkait penerbitan buku tersebut, FPI memang telah melaporkan PT Gramedia ke Polda Metro Jaya.
Kembali ke dugaan konspirasi terkait dengan beredarnya buku Kisah Menarik Masa Kecil Para Nabi. Dalam perbincangan dengan teman-teman saya itu, saya katakan, mereka yang berkeinginan agar aqidah umat Islam hancur tampaknya memiliki dua skenario.
Skenario pertama, jika buku itu beredar dan tidak segera disadari oleh umat Islam, itulah yang diharapkan para konspirator tersebut, sehingga aqidah umat akan teracuni.
Skenario kedua, jika umat Islam menyadari lolosnya gambar Nabi Muhammad SAW dalam buku itu, para konspirator menjadikannya semacam test case, bagaimana reaksi umat Islam. Kalau tidak ada reaksi, atau reaksinya biasa-biasa saja, para konspirator itu akan semakin berani merajalela merusak aqidah umat Islam, dengan semakin banyak cara.
Dalam pengamatan saya, yang mungkin banyak keterbatasannya, menanggapi beredarnya buku Kisah Menarik Masa Kecil Para Nabi, tampaknya reaksi umat tidak “seberapa”. Tidak seperti reaksi pada rencana pementasan konser Lady Gaga, misalnya. Padahal, menurut saya, beredarnya buku Kisah Menarik Masa Kecil Para Nabi jauh lebih berbahaya. Karena itu sudah jelas-jelas menyangkut aqidah. Ajaran Islam jelas melarang menggambar Nabi Muhammad SAW!
Alhamdulillah, kini, menanggapi beredarnya buku 5 Kota Paling Berpengaruh di Dunia, sikap umat Islam, terutama FPI, begitu tegas.
Kepada para konspirator yang menghendaki hancurnya Islam, simaklah baik-baik kenyataan ini. Sejak zaman dulu, usaha-usaha untuk mengotori ajaran Islam selalu ada, namun selalau gagal. Karena Allah SWT menjamin, aqidah Islam akan tetap terjaga kesuciannya. Dalam Al-Qur’an surah Ash-Shaf (61): 8, Allah berfirman, “Mereka ingin memadamkan cahaya agama Allah dengan ucapan-ucapan mereka, tapi Allah tetap menyempurnakannya....”
Kepada seluruh umat Islam, mari kita bersatu. Bersatu untuk bersikap waspada. Bersatu untuk tidak tinggal diam ketika pihak-pihak yang ingin menghancurkan Islam begitu gencar menginjak-injak kehormatan kita.
ES
|