Monday, 20 May 2013
Home
BUKU SD BERNUANSA PORNO BEREDAR DI KEBUMEN PDF Print E-mail
Monday, 04 June 2012 17:19

majalah islam, majalah alkisah, majalah islam onlineDalam salah satu buku non-teks pelajar tersebut ada kalimat yang melazimkan zina ringan, yakni “berciuman saat berpacaran itu biasa.”

 

 

OPINI. Belum lama kita dihebohkan dengan terpublikasinya buku Kisah Menarik Masa Kecil Para Nabi yang bergambar Nabi Muhammad, beredar di sebuah SD di Solo, Jawa Tengah. Kini kita juga dikagetkan dengan buku pelajaran SD yang bernuansa pornografi. Juga di Jawa Tengah, tepatnya di Kebumen.

Kontan saja, peredaran buku tersebut membuat resah sejumlah guru sekolah dasar di Kebumen. Sebab, materi pelajaran buku itu menjelaskan trik berhubungan intim. Dalam buku yang terdapat pada pengayaan mata pelajaran Bahasa Indonesia itu dijelaskan cara berhubungan seks yang aman agar tidak terkena penyakit kelamin, juga hamil, yakni dengan menggunakan kalender KB.

“Untuk melampiaskan kebutuhan biologisnya, ada mekanisme yang bermanfaat untuk menekan hasrat itu.” Itulah potongan kalimat dalam buku SD yang dibacakan Tri Ratna Asih, petugas perpustakaan SDN 03 Kutowinangun, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.

Parahnya, buku-buku yang tentu tak patut untuk siswa SD tersebut tidak hanya bernuansa pornografi. Ada juga buku-buku non-teks pelajaran yang berisi cerita romantissme percintaan dewasa, yang juga tentu tak layak untuk siswa SD. Bahkan dalam salah satu buku non-teks pelajar tersebut ada kalimat yang melazimkan zina ringan, yakni “berciuman saat berpacaran itu biasa.”

Padahal, jangankan berzina, mendekati zina saja ajaran Islam sangat melarangnya. ”Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji, dan suatu jalan yang buruk.” (QS Al-Isra: 32).

Di antara judul buku-buku non-teks pelajaran itu adalah Ada Duka di Wibeng, Tambelo, Kembalinya si Burung Camar, dan Tidak Hilang Sebuah Nama.
Pihak sekolah SDN 03 Kutowinangun telah mengambil buku-buku tersebut dari perpustakaan.

Ditemukannya kedua jenis buku tersebut, yakni Kisah Menarik Masa Kecil Para Nabi, yang di dalamnya terdapat gambar Nabi Muhammad SAW, dan buku-buku yang bernuansa pornografi itu, semakin memperkuat dugaan adanya konspirasi untuk menghancurkan aqidah bangsa Indonesia, termasuk umat Islam.

Ketika merespons rencana konser Lady Gaga di Indonesia, misalnya, reaksi umat Islam bisa dikatakan sangat keras. Namun, menanggapi lolosnya buku Kisah Menarik Masa Kecil Para Nabi, yang di dalamnya terdapat gambar Nabi Muhammad SAW, dan buku-buku yang bernuansa pornografi itu, tampaknya reaksi umat Islam Indonesia tidak seberapa. Sungguh disayangkan. Karena, buku Kisah Menarik Masa Kecil Para Nabi, yang di dalamnya terdapat gambar Nabi Muhammad SAW, misalnya, jelas-jelas merusak aqidah umat Islam.

SEL


Last Updated on Monday, 11 June 2012 15:33
 

Add comment


Security code
Refresh