Cahaya Hati
Cahaya Hati
| Si Congkak itu Akhirnya Bersujud + Selengkapnya |
| Hamza Yusuf Hanson: Tuhan Memberi Kesempatan Kedua + Selengkapnya |
Citizen Journalism
| Kapan Islam Masuk Ke Tanah Karo??? Monday, 19 July 2010 | Boyran GintingsStudi mengenai Islam di Tanah Karo adalah sebuah pembahasan yang sangat menarik. Apabila kita membaca sejarah perkembangan Islam di Aceh, maka nampaklah bahwa Islam telah menjadi agama sebagian... + Selengkapnya |
| Kejamnya Teroris, Tak Sekejam Pengedar NarkobaMonday, 21 June 2010 | Salim Syarief MDAkhir-akhir ini topik tentang teroris sedang meroket terkait penggerebekan dan penembakan beberapa orang yang dituduh terlibat teroris. Semua sudut sibuk membahas sepak terjang teroris dan... + Selengkapnya |
| Masjid Al-Fatih, Megah dan Indah |
|
|
|
| Wednesday, 10 June 2009 13:43 |
![]()
Arsitekturnya didesain selama empat tahun, berdasarkan arsitektur budaya Arab, Persia, Maroko, Mughal, dan Turki.
Jika Anda sempat ke Bahrain, Timur Tengah, jangan lupa berkunjung ke masjid Al-Fatih. Selain sebagai tempat ibadah yang berkapasitas sekitar 7.000 jemaah, Al-Fatih juga menjadi salah satu tujuan wisata. Jutaan wisatawan domestik dan mancanegara berbondong-bondong mengunjungi masjid megah yang terletak di sebelah istana mendiang Raja Bahrain, Sheikh Isa bin Salman, di Manama itu. Sang raja membangunnya pada akhir 1987. Masjid terbesar di Bahrain ini didesain dengan memadukan arsitektur budaya Arab, Persia, Maroko, Mughal dan Turki selama empat tahun, sejak Juni 1988 hingga Desember 1983. Di sepanjang dindingnya terlukis kaligrafi ayat-ayat suci Al-Quran yang sangat indah, sementara kubahnya yang berukuran besar terbuat dari fiberglass murni dengan bobot lebih dari 60 ton. Masjid ini juga berfungsi sebagai pusat pengembangan dakwah Islam. Di sana terdapat perpustakaan berstandar internasional, sebuah gedung teater, aula serbaguna, ruang kuliah, galeri, kafetaria, dan sebuah tempat penyimpanan dokumen dan literatur Islam dalam berbagai bahasa. Jika sempat berkunjung ke sana, Anda akan disambut oleh pramuwisata yang menguasai berbagai bahasa. Bukan hanya itu, Anda juga tidak dipungut bayaran sepeser pun. Waktu berkunjung pun bebas, sesuai jam bukanya. Masjid dibuka pada hari Kamis sampai Sabtu, jam 09.00 sampai 16.00 waktu setempat. Namun, untuk menjaga kesucian masjid, para wisatwan diminta berbusana sopan. Bagi wanita misalnya, telah disiapkan selembar abaya berpenutup kepala. Pada hari Jumat masjid tentu saja tertutup bagi wisatawan, sebab akan digunakan untuk menunaikan shalat Jumat. Kapan Anda berkunjung ke sana? SEL, dari berbagai sumber |
| Last Updated on Wednesday, 02 June 2010 14:32 |

















Comments
RSS feed for comments to this post.